oleh

Aksi Unjuk Rasa Damai Gabungan Serikat Buruh Di Jawa Timur, Untuk menolak Revisi UU 13 Tahun 2003.

-Berita-253 views

AWIINEWS – Surabaya
Aksi unjuk rasa damai yang di lakukan oleh gabungan serikat buruh Sidoarjo, Surabaya Dan Gresik pada hari Kamis tanggal 18 Juli 2019 di kantor Gubernur Jawa Timur untuk menolak Revisi UU 13 THN 2003 berjalan tertib .

Dalam aksi tersebut Para Buruh menolak keras rencana Revisi UU 13 THN 2003 dan mengecam keras Kementrian Tenaga kerja yang di nilai semakin memberatkan kaum buruh.

Nur Hasyim Komandan Laskar SPN (Serikat Pekerja Nasional) DPC Sidoarjo pada saat di wawancara Tim WRC AWIINEWS Jawa Timur menyampaikan bahwa, ” Buruh menolak keras atas di Revisinya UU 13 THN 2003 yang justru memberatkan buruh, di antara nya di hapusnya pesangon atau pesangon di berikan sesuai kemampuan perusahaan dan di hilangkannya jaminan pensiun “tandasnya.

Para buruh merasa kecewa atas sikap Gubernur Jawa Timur beserta jajarannya ,yang saat itu justru tidak ada di tempat dan perundingan tidak membuahkan hasil.

Edi Kuncoro Presidium PPBS , menyampaikan dalam pidatonya ” Buruh merasa di kecewakan dan akan kembali melakukan aksi unjuk rasa Penolakan Revisi UU 13 2003 pada tanggal 25 Juli 2019 mendatang dengan masa buruh yang jauh lebih besar, masa gabungan Sidoarjo, Surabaya dan Gresik. Tidak menutup kemungkinan serikat pekerja dari kota – kota lain akan ikut gabung menyuarakan penolakan tersebut “.

Aksi Unjuk Rasa Damai tersebut akhirnya membubarkan diri dengan tertib dan kembali mendatangi kantor gubernur Jawa Timur untuk menyampaikan aksi penolakan tersebut pada tanggal 25 Juli 2019 mendatang. (Jk)

Nur Hasyim Komandan Laskar SPN Sidoarjo

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed