oleh

POLTEK Kelautan Dan Perikanan Sidoarjo Klarifikasi Berita Terkait Dengan Taruna Yang Melakukan MIRAS

POLTEK Kelautan dan Perikanan sidoarjo klarifikasi berita terkait dengan taruna yang melakukan MIRAS.

AWIINEWS~Sidoarjo
Kabar berita tentang Taruna poltek kelautan dan Perikanan Lutfi habibi kristanto jurusan MP ( Mekanisasi Perikanan) yang di cekoki alkohol 70% dan mengakibatkan buta permanen yang di sidangkan kemarin kamis 28 november 2019 di pengadilan negeri sidoarjo dengan nomer perkara 317 dengan kuasa hukum Faizal achmad and partner beserta team nya yang memberikan stadmen bahwa Taruna Poltek KP semerta II itu di cekoki alkahol 70% dan mengakibatkan buta permanen oleh seniornya Awal ilham jurusan Pathologi.

Tim WRC (wartawan reaksi cepat) AWIINews melakukan investigasi beserta rekan media lain, pada hari jum’at 29 november 2019 langsung mencari informasi serta keterangan yang akurat untuk memberikan berita secara obyektif,Di kampus poltek kelautan dan perikanan AWIINews dan rekan media lain CB ( Cahaya Baru) di temui Dosen serta Humas poltek Kelauatan dan Perikanan yang tidak mau di sebutkan namanya.

Menurut keterangan investigasi yang kami peroleh dari narasumber humas poltek KP tersebut beliau memberikan keterangan tentang riwayat korban kepada awak media. Bahwa anak didiknya/Taruna Poltek kelautan dan perikanan Lutfian habibi kristanto sebelum masuk POLTEK lutfian habibi kristanto pernah bekerja sebagai satpam/securyti kata teman sekamarnya, dan tetangga sekitar. sebelun masuk taruna poltek KP lutfian sudah memiliki kebiasaan minum minuman beralkohol(miras).


Pada semester satu taruna poltek selama masa basis ( pembentukan karakter) tidak boleh ke mana-mana selama di asrama dan harus seijin mentornya/seniornya dari situ taruna lutfian akrab dengan awal ilham, taruna senior yang di poltek mempunyai hobi yang sama ujar dosen budidaya yang juga tidak mau di sebutkan namanya.Menurut keterangan teman sekamarnya.”selama di asrama suka merokok, menyuruh nyuruh temannya membersihkan kamar, kalau tidak mau kamar tersebut di kencingi”.ujar dosen poltek KP.

Berdasarkan keterangan yang kami peroleh,taruna poltek kelautan dan perikanan itu mempunyai jiwa tempramental,bahkan pada waktu dosen poltek KP menanyai kepada orang tua lutfian ( ibu sulastri) setelah keluarganya brokenhome karena orang tuanya cerai, dari situ lah taruna poltek KP suka minuman ber alkohol, keluar malam waktu di asrama poltek kelautan dan perikanan jawab dosen nya.

Taruna tersebut pernah melakukan miras di luar pelajaran/ jam malam kampus,pada liburan semester pertama taruna lutfian di duga pernah melakukan hal yang sangat tidak terpuji/hubungan intim waktu di daerah tretes ujar teman sekamarnya jawab dosen poltek kp.

Kejadian melakukan oplosan alkohol ( Miras) pada 21 februari 2019 minum minuman ber alkohol miras di lakukan di luar jam malam Taruna ( 22.30 WIB) dimana Taruna di haruskan beristirahat dan tidak boleh meninggalkan asrama/kamar, perbuatan membuat oplosan serta minum-minum ( miras) oleh taruna poltek KP lutfian habibi kristanto jurusan mekanisasi perikanan dengan seniornya jurusan Pathologi itu dia lakukan secara sadar dan tanpa ada paksaan.

Taruna poltek KP yang melakukan oplosan serta minum-minuman ber akohol ( miras) itu tau kalau perbuatan mereka melanggar disiplin Taruna.
Perbuatan tersebut dia lakukan di kolam sisi timur lokasi kampus yang jauh dari asrama yang mana ( Taruna di larang di lokasi tersebut apalagi jam malam).

Sedangkan pihak kampus sudah mempunyai peraturan-peraturan yang mana para Taruna harus mentaatinya, pengawasan sudah di lakukan sesuai secara prosedur dan mekanisme yang ada,dari peristiwa tersebut Awal ilham senior Poltek PK jurusan Pathologi perikanan yang semester akhir di Droup Out ( DO) dari kampus Poltek KP dan Lutfian habibi kristanto poltek KP jurusan mekanisasi perikanan masih dalam proses.

Dengan peristiwa tersebut senior taruna KP yang di droup out dari kampus sekarang bekerja di salah satu toko.Pihak dosen berserta humas memberikan stadmen bahwa taruna Mekanisasi perikanan itu mempunyai tempramental dan suka minum-minuman keras, dari peristiwa tersebut taruna poltek sampai mengalami buta permanen di picu akibat kebiasaan miras,setelah kedua orang tuanya bercerai/brokend home dari situ taruna poltek mekanisasi perikanan menjadi buta permanen akibat kesalahannya sendiri.

Kampus Poltek Kelautan dan Perikanan yang ada di daerah buncitan sedati sidoarjo sangat terpukul dan kaget dengan peristiwa tersebut karena berbagai awak media memberitakan bahwa Taruna poltek KP mengalamai buta permanen akibat di cekoki alkohol 70% oleh taruna senior, berdasarkan para saksi yang di sampaikan oleh humas kejadian tersebut hasil dari perbuatan taruna poltek KP Lutfian habibi kristanto itu sendiri yang suka kebiasaan miras.

“Kami mendidik taruna dengan baik, disiplin, berdedikasi yang jujur berakhal mulia, menjadikan anak bangsa yang bisa menjaga almamater/lembaga institusi taruna poltek kelautan dan perikanan serta menjadikan anak bangsa yang cerdas bukan mengajarkan miras”. jawab dosen serta humas Poltek Kelautan dan perikanan.

Hasil investigasi yang di peroleh AWIINews tentang tidak hadirnya poltek KP di sidang Pengadilan Negeri sidoarjo 28 november 2019 kamis poltek KP kemarin,humas menjelaskan, sidang perdana kamis kemarin di pengadilan negeri sidoarjo tanggal 28 november 2019 di karenakan Direktur ada Rakor di bogor dan kepala humas ada tugas di unair, melanjuti sidang yang akan berlangsung kamis minggu depan (05desember 2019) team kuasa hukum dari Poltek Kelautan dan Perikanan yang asalnya dari kota malang akan hadir memenuhi panggilan sidang jawab humas Poltek KP kepada AWIINews. Bersambung. ( HRN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed