oleh

Persatuan Pekerja Buruh Sidoarjo (PPBS) Melakukan Aksi Unjuk Rasa Damai Dalam Mengawal Kenaikan UMK Dan UMSK Tahun 2021 Serta Menolak OMNIBUS LAW

AWII NEWS ~ SIDOARJO

Pada hari kamis, 19 November 2020 bertempat didepan pendopo kab. Sidoarjo DPC SPN Kab Sidoarjo beserta serikat pekerja / serikat buruh yang tergabung didalam  persatuan pekerja buruh Sidoarjo (PPBS) melakukan aksi unjuk rasa guna mengawal UMK/UMSK tahun 2021 serta kepastian kenaikan upah di kab. Sidoarjo agar pj bupati Sidoarjo Hudiyono segera menandatangani.

Setelah menunggu cukup lama, pukul 13.00 WIB Khoirul Anam selaku korlap dari massa aksi menyampaikan bahwa,” PJ Bupati kab. Sidoarjo telah menandatangani surat usulan ulang upah minimum kab. Sidoarjo tahun 2021 dengan kenaikan berdasarkan PP No. 78 tahun 2015 yang sesuai pertumbuhan ekonomi dan inflasi nasional sebesar 3.27% yaitu Rp. 137.130,13. jadi untuk upah tahun 2021 kab. Sidoarjo sebesar Rp. 4.330.711,98 serta UMSK sebesar 11%, 9%, dan 7% .” Ucap nya.

 

Setelah masa aksi mendapat kepastian kenaikan upah di kab. Sidoarjo, massa aksi melanjutkan pergerakan ke kantor gubernur Jawa Timur dan bergabung dengan ribuan buruh se Jawa Timur yang sudah menunggu didepan kantor gubernuran guna mengawal UMK/UMSK agar Gubernur Jawa Timur Kofifah Indar Parawansa segera menetapkan rekomendasi dari setiap daerah.

 

Setibah didepan kantor gubernur Jawa Timur perwakilan dari masa aksi melakukan orasi secara bergantian dan tepat pukul 17.20 WIB perwakilan dari massa aksi baru ditemui dan langsung mengadakan rapat. setelah perwakilan dari buruh keluar, ” jika hari ini Gubernur Jawa Timur belum bisa menetapkan kami buruh akan tetap mengawal agar penetapan UMK/UMSK Jawa Timur tahun 2021 segera ditetapkan” ujar Jazuli selaku perwakilan dari massa aksi. Dalam aksi tersebut  massa aksi membubarkan diri dengan damai.(Andreas)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed