oleh

PENDIDIKAN KE-11 PSP SPN PT. Kerta Rajasa

PENDIDIKAN KE-11 PSP SPN PT. Kerta Rajasa

AWIINEWS~Mojokerto

Bertempat di villa kebun pakis Pacet, PSP SPN PT. Kerta Rajasa mengadakan pendidikan yang ke 11 selama 3 hari tertanggal 4-6 Desember 2020 yang bertujuan untuk anggota dengan tema “pengetahuan adalah kekuatan, pendorong semangat (spirit) solidaritas, jalan berjuang dengan penuh disiplin, sukarela, menentukan bertahan dan majunya organisasi serikat pekerja”.

Acara dihadiri oleh Ketua DPD SPN Prov. Jawa Timur Nuryanto, SH beserta jajarannya, Ketua DPC SPN Kab. Sidoarjo Sugiono, SH beserta jajarannya, perwakilan management perusahaan Bagus Hernanda, mbah Sumali sebagai narasumber dan juga penggurus serta perwakilan anggota PSP SPN PT. Kerta Rajasa

Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia raya dan mars SPN, Khoirul Anam selaku ketua PSP SPN PT. KRR membuka acara serta menyampaikan bahwa,”Pendidikan untuk organisasi sangat perlu dilakukan, maka akan terus diadakan berkelanjutan agar pekerja/buruh selalu update info tentang ketenagakerjaan serta tidak tertinggal.” Ungkapnya.

Bagus Hernanda selaku perwakilan management perusahaan bangga dengan diadakannya pendidikan PSP SPN PT. KRR yang ke-11,  harapannya perusahaan agar tetap selalu menjaga komunikasi yang selama ini berjalan harmonis antara perusahaan dan pekerja, serta ikut merasa memiliki, menjaga perusahaan agar perusahaan tidak sampai terpuruk seperti perusahaan-perusahaan lain dimasa pandemi ini.

Sesi acara selanjutnya, dilanjut oleh mbah Sumali sebagai narasumber membahas tentang yang lagi tranding topik bagi pekerja/buruh yaitu omnibuslaw klaster ketenagakerjaan karena sangat merugikan serta melemahkan hak-hak pekerja/buruh. Hari ke-2, Sabtu pagi,agar semakin fres dan tidak jenuh para peserta diajak untuk bermainan guna menguatkan soliditas dan solidaritas bagi PSP SPN PT. KRR,

Pada pukul 11.30 WIB  Edi Kuncoro, SH membuka acara tentang mirisnya Omnibus law klaster ketenangakerjaan yang telah disahkan oleh pemerintah menjadi UU 11 tahun 2020 beberapa waktu yang lalu dengan alasan mempermudah investasi padahal yang menghambat investasi bukanlah aturan ketenagakerjaan tetapi dari tingkat korupsi di Indonesia yang sangat tinggi.

Edi Kuncoro pun mengkritisi khususnya di pasal tentang PHK, upah perjam yang akan menjamur serta pasal-pasal yang telah dihapus di UU 11 tahun 2020 sangat mengerikan bagi pekerja/buruh kedepannya. maka peran serikat pekerja harus membentengi serta memperjuangkan perlindungan hak-hak bagi pekerja khususnya di PT Kerja Rajasa.

Setelah Istirahat acara dilanjut dengan Bapak Nuryanto, SH selaku ketua DPD SPN Jatim menyampaikan,”Bahwa pemerintah melakukan regulasi yang tidak memperhatikan aspirasi pekerja/buruh dengan mengesahkannya UU 11 tahun 2020 yang sangat menyengsarahkan pekerja/buruh bahkan sekarang pemerintah malah menurunkan nilai KHL untuk penetapan UMK saat ini dengan pandemi corona yang dibuat alasan, dengan itu SPN juga tetap berjuang menolak/mengugat 68 pasal yang ada di UU 11 tahun 2020 lewat jalur mahkamah konstitusi.”Ucapnya.

Nuryanto, SH juga berharap agar PSP SPN PT. KRR kesolidan serta solidaritasnya harus tetap dipertahankan dan dijaga. Setelah itu Adi Pramana selaku penggurus DPD SPN Jatim membuka tanya jawab kepada peserta pendidikan.

Acara dilanjut oleh Bapak Sugiono S.H selaku ketua DPC SPN Kab. Sidoarjo yang mengapresiasi terhadap pendidikan PSP SPN PT. KRR ini karena sudah 11 kali sudah dilakukan dan harus dipertahankan kedepannya.

Bapak Sugiono SH menambahkan,”harap saya melalui pendidikan organisasi ini, perwakilan yang menghadiri harus lebih amanah dalam mengemban tugas-tugas organisasi demi kesejahteraan pekerja/buruh, serta SPN Kab. Sidoarjo bersama aliansi buruh tetap bergerak memperjuangkan UMSK tahun 2021.”Pungkasnya.(Andreas)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed